ENGKAU SEMUA SAHABATKU

Saturday, April 16, 2005

CANTIK, BAHAGIA JUGA BAHAYA

CANTIK, BAHAGIA JUGA BAHAYA

“Memang aku tahu bahwa engaku adalah seorang perempuan yang cantyik parasnya. Apabila orang Mesir melihat engaku, mereka akan berkata: itu isterinya. Jadi mereka akan membunuh aku dna membiarkan engaku hidup” (Kejadian 12 : 11b-12)

Saya tertarik dengan ucapan yang dilontarkan rekan hamba Tuhan kami di sini beberapa waktu yang lalu, beliau mengatakan punya isteri yang cantik itu bahagia , tetapi juga bahaya. Anda mau tahu kenapa begitu? Koq bisa cantik itu menjadi bahagia sekaligus bahaya? Apa yang membuat orang cantik menjadi begitu mengerikan? Bahaya!

Memiliki wajah cantik dan tampan memang sangat bahagia sekali, di mana-mana menjadi daya tarik tersendiri. Mengapa tidak, orang cantik temannya banyak, yang penting ia tidak sombong dan pandai bergaul. Di kampus biasanya yang cantik bakal menjadi bunga kampus, di mana-mana banyak penggemarnya, asal tahu jaga diri saja; sebab kalau tidak bisa menjadi piala bergilir. Apa pula itu piala bergilir? Waktu saya masih SMA dulu istilah ini sudah ada sebenarnya, kalau seorang gadis dikatakan piala bergilir artinya ia suka sekali gonta-ganti pasangannya, mungkin hari ini si X datang bertamu besok lusa sudah si Y, bahkan banyak lagi yang lain. Hari ini nonton bersama dengan si pembawa Mercedes Benz, besoknya ke restoran dengan yang si pembawa BMW, lusanya pergi lagi dengan pilot Helikopter.

Cantik sesunguhnya bukan usaha kita, itu boleh dikatakan pemberian Tuhan, oleh sebab itu kecantikan bukan suatu hal yang perlu disombongkan. Beruntunglah anda jika dikatakan cantik, ketimbang jelek. Tetapi saya yakinlah , teman-teman kita tidak bakal mengatakan kita itu jelek, kalaupaun mereka mengatakannya juga, pastilah mereka itu sudah tidak akur apa kita. Mungkin iri atau benci pada kita.

Orang cantik sering mendapat prioritas, apalagi ketemu para pria yang “hidung belang”, jangan tanya saya apa artinya hidung belang, buka kamus sendiri aja kawan, bisa jadi orang cantik yang antriannya paling belakang menjadi paling depan, maksudnya didahulukan. Di bus misalnya orang cantik yang tidak mendapat tempat duduk, tiba-tiba ada yang mengalah dan memberikan kepadanya. Hebatkan, inilah dahsyatnya orang cantik.

Seseorang akan hahagia sekali kalau pacarnya cantik, isterinya cantik, anak-anaknya juga cantik, ke mana-mana dipuji orang akan kecantikannya dan menjadi pusat perhatiaan. Apalagi disebut mirip dengan bintang-bintang film terkenal. Wui....bangga rasanya. Namun ingat, ada bahayanya juga, orang itu akan jadi sombong dan angkuh. Mestinya orang cantik dapat berhemat, sebab ia tidak perlu membeli banyak kosmetik lagi, pakaiannya sederhana sudah cukup, tabungannya bisa jadi banyak. Orang yang cantik, tanpa merias diri sudah kelihatan cantik.

Tetapi yang menjadi masalah adalah, kemana-mana orang cantik suka dilirik, jadi repot juga. Sang pacar sulit menjaga sang kekasih, sebab banyak banyak saingannya. Bagi orang tua yang punya anak cantik, mungkin setiap weekend telepon pada berdering dan banyak tamu yang bertandang. Si orang tua menjadi super ketat menjaga anaknya. Inilah letak kesulitan punya orang-orang dekat yang cantik.

Abraham itu punya isteri yang cantik, namanya Sara. Oleh karena isterinya cantik maka ia menjadi takut, sehingga ia melakukan kesalahan dan itu terulang dua kali ketika berada di Mesir dasn ketika berhadapan dengan Abimelekh. Ia tidak mengaku Sara sebagai isterinya, sebab ia takut dibunuh karena bisa direbut orang. Dan hal yang sangat riskan sekali terjadi , sang isteri hampir menjadi milik orang, susahkan dan bahayakan punya isteri yang cantik? (lihat Kejadian 12 : 10-20 ; 20 : 2-5)

Memang ada orang bilang cantik itu relatif, benar sih kalimat ini. Tetapi jujur saja, rupanya bagi yang mengatakan itu juga ada standard patokannya untuk orang cantik, buktinya ada suara terbanyak dari orang-orang yang memang mengaku atau menilai seseorang itu cantik dan tidak, dan herannya penilaiannya sama, tetap sja mata yang menilai itu tahu mana yang cantik. berartikan ada standardnya.

Bagi mereka yang merasa diri tidak cantik, jangan berkecil hati, sebab justru ini merupakan kelebihan anda yang tidak dimiliki oleh orang cantik. Orang cantik itu takut sekali dengan ketidak cantikannya, itu sebabnya kemana-mana selalu memperhatikan keadaan dirinya, dan hal ini tentu merupakan kesusahannya tersendiri. Bagi orang cantik, sebutir jerawat saja muncul di wajahnya, atau segaris kerutan saja akan membuatnya tidak dapat tidur nyenyak berminggu-minggu. Tadinya ia penuih suka-cita, sekarang menjadi muram, karena takut kalau kecantikannya bakal hilang.

Bagi mereka yang merasa tidak cantik, peduli amat dengan jerawat satu atau segaris keriput, jadi ia boleh menikmati hidup dengan penuh suka-cita selalu, tanpa kuatir akan masalah kecantikan. Setiap orang yang sudah mengetahui dirinya cantik, maka pada saat yang sama muncul rasa ketakutan akan dirinya menjadi tidak cantik. Padahal setiap orang yang hidup di dunia ini pada sauatu hari kelak bakal menjadi tidak cantik lagi. Ada banyak orang stress dengan dirinya yang tiba-tiba menjadi kurang atau tidak cantik.

Firman Tuhan itu tidak salah, manusia itu selalu melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan itu melihat hati. Jadi bagi manusia yang penting yang kelihatan di luar saja, misalnya cantik, tetapi bagi Tuhan yang penting justru di dalam hatinya. Makanya tidak heran perusahaan penerbangan, merekrut pramugari pasti yang salah satu syaratnya berpenampilan menarik, mereka sungkan menyebut secara langsung cantik. Sekretaris di kantor pastilah yang cantik, mungkin juga ketrampilannya menjadi nomer dua.

Hai orang-orang cantik dan yang merasa tidak cantik, bersyukurlah, sebab Tuhan yang kita sembah itu ternyata tidak memandang masalah kecantikan.. Siapapun kita, Tuhan akan menerima kita tanpa memandang bulu, kita semua orang berdosa yang sudah kehilangan kecantikan dari Tuhan, tetapi IA itu mengasihi kita, sehingga IA akan menyucikan segala dosa-dosa kita, supaya kita yang tidak cantik menjadi cantik kembali, inilah kecantikan yang sesunguhnya kita harapkan bukan! Apakah anda sudah cantik dihadapan TUHAN?

0 Comments:

Post a Comment

<< Home